Daily Post

Yuk Belajar Saham!

Berhubung sedang marak-maraknya tentang program Yuk Nabung Saham di Indonesia, saya juga ingin sedikit membantu program ini. Tetapi sedikit berbeda dengan gerakan Yuk Nabung Saham, saya lebih ingin menekankan Yuk Belajar Saham! Well, kalo langsung nabung ga ngerti apa-apa saya rasa berbahaya juga dan takutnya banyak orang kapok karena merugi di pasar saham. Menurut pakar saham dunia, Warren Buffett “Risiko adalah ketika kita tidak tahu apa yang kita lakukan”.

Oke mari kita langsung ke pokok pembahasan,

Apakah saham merupakan cara untuk mendapatkan keuntungan besar?

Yes, saya percaya saham merupakan cara untuk mendapatkan keuntungan besar. Caranya?                         caranya adalah dengan memahami konsep bunga-berbunga.

kalau kita melihat data di atas berdasarkan historical 10 tahun, rata-rata return saham adalah yang tertinggi di antara instrumen investasi lainnya. Dibandingkan saham jika kita berinvestasi di deposito selama 10 tahun, sebenarnya uang kita tidak bertambah karena adanya faktor pajak deposito dan inflasi yang menggerus keuntungan kita. Bagaimana dengan saham? apabila kita berinvestasi di IHSG dengan imbal hasil 20,18% per tahun dengan konsep bunga-berbunga hasilnya akan menjadi sangat luar biasa, mari kita berhitung!

Bayangkan pendapatan bulanan kita rata-rata sebesar 5 juta rupiah. Apabila kita selama masa kerja 40 tahun menginvestasikan 10% dari pendapat tersebut setiap bulannya ke pasar saham IHSG dan membiarkannya berakumulasi dengan tingkat keuntungan sebesar 20,18%, berapa banyak uang kita akan berkembang?

Dengan perhitungan finansial, kita akan melihat bahwa investasi bulanan sebesar 500 ribu rupiah dengan tingkat keuntungan 20,18% akan berkembang menjadi 51,3 Milyar Rupiah! dan itu hanya investasi yang besarnya 500 ribu per bulan. Bagaimana jika kita tingkatkan investasi bulanan menjadi 1 juta rupiah? hasilnya akan menjadi 102,6 Milyar Rupiah (WOW!).

Bagaimana hal ini dapat terjadi? keuntungan melipatgandakan didapat ketika kita menginvestasikan sejumlah uang dengan tingkat keuntungan tertentu dan kita tidak mengambil bunga yang diterima tahun demi tahun, tetapi justru menambahkannya ke dalam pokok investasi dan menginvestasikan kembali jumlah uang yang telah bertambah. Di setiap tahun berikutnya tingkat keuntungan kita akan dihitung dari pokok investasi yang jumlahnya telah bertambah, hal ini terus belanjut sehingga keuntungan dalam satu tahun akan terus menjadi semakin besar dan lebih besar lagi!.

Albert Einstein, one of the greatest scientist in the world pernah berkata bahwa bunga berbunga adalah penemuan matematika yang luar biasa dan bisa dibilang keajaiban dunia ke delapan! Kekuatan melipatgandakan inilah senjata rahasia Warren Buffett dalam menciptakan harta kekayaan terbanyak kedua di dunia murni dengan berinvestasi. Warren meraih keuntungan tahunan rata-rata sebesar 24,7% selama 49 tahun. Ini berarti uangnya berlipat ganda setiap 2,9 tahun.

Apa ada cara untuk menang 100% di pasar saham?

Well, berinvestasi di pasar saham sama seperti kita melakukan aktivitas sehari-hari, contohnya adalah mengendarai kendaraan. Apakah seorang pengemudi mobil yang berpengalaman bisa mengalami kecelakaan? tentu bisa! lalu apa bedanya dengan pengemudi mobil yang baru belajar? tentunya pengemudi mobil yang baru belajar memiliki probabilitas lebih tinggi untuk mengalami kecelakaan. Sama seperti saham dimana seorang professional investor pun bisa rugi, tetapi probabilitas kerugian seorang investor profesional saya yakin lebih kecil dari pada orang yang baru belajar saham.

Ada 3 strategi dalam berinvestasi di pasar saham:

  1. Membeli Pasar (IHSG, LQ45, Kompas100, dll)                                                                                                 Untuk teman-teman yang baru belajar dan tidak memiliki kesempatan atau waktu untuk belajar saham, saya lebih menyarankan dalam investasi yang pertama dimana jika kita lihat IHSG, secara rata-rata jika kita membeli IHSG, maka kita memperoleh tingkat keuntungan sebesar 20,08% setiap tahunnya.
  2. Berinvestasi Melalui Reksadana                                                                                                                           Nah cara berinvestasi yang kedua adalah melalui reksadana. Dimana kita mempercayakan uang kita kepada Manajer Investasi (pengelola uang kita), untuk di putar di instrumen investasi pasar uang, obligasi maupun saham. Dalam banyak jenis ReksaDana kita harus menyesuaikan jenis reksadana dengan karakter kita masing-masing dan mempelajari statistik kinerja ReksaDana tersebut.
  3. Memilih Perusahaan-Perusahaan dalam IHSG                                                                                                 Well di antara 3 strategi, strategi ini adalah yang paling menantang! Seru! karena kita butuh effort dan komitmen dalam menggunakan strategi ini. Strategi ini bisa memberikan tingkat keuntungan paling besar, melebihi IHSG. Seorang Warren Buffett pun, merupakan investor yang menggunakan strategi ke 3. Untuk bisa menggunakan startegi ini teman-teman wajib belajar karena tentunya walaupun menjanjikan tingkat keuntungan yang tinggi, kita juga harus memiliki kecerdasan serta pengalaman investasi yang tinggi juga.

Apa yang diperlukan untuk menjadi investor sukses?

  1. Menentukan Strategi!                                                                                                                                             Dalam saham sendiri banyak sekali strategi, ada teknikal, fundamental, bandarmology dan lain-lainnya. Saya pribadi yang hanya fokus untuk belajar strategi fundamental.
  2. Belajar dari yang terbaik!                                                                                                                                       Belajar disini adalah belajar dari orang yang sudah berpengalaman dan sukses di bidang yang sama dengan Kita. Belajar dari yang terbaik akan membantu kita meraih kesuksesan dan menghindari kegagalan yang tentunya akan menghemat waktu kita. Disini tugas kita adalah menyontek bagaimana cara mereka menjadi sukses, strategi apa yang digunakan, kebiasaan-kebiasaan apa saja yang mereka lakukan hingga mencapai kesuksesan. Nah, kalau saya sendiri tentunya melakukan modeling seorang Warren Buffet dan kalau Indonesia Pak Lo Keng Hong.
  3. Sabar dan Komitmen!                                                                                                                                             Satu kata yang selalu saya ingat dari seorang motivator terkanal dunia, Anthony Robbins adalah CANI – Constant and Never Ending Improvement. Maksud dari CANI ini adalah tidak peduli seberapa banyak hal yang telah kita pelajari atau kita raih, kita harus selalu merasa lapar akan kesuksesan dan ilmu yang baru.

 

Artikelnya saya akhiri sampai disini. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah membaca artikel ini. semoga teman-teman mendapatkan pengetahuan untuk mengenal saham lebih dekat. Saran saya untuk-teman yang belum berinvestasi saham, yuk saatnya belajar saham 🙂 Sekian artikel dari saya, goodluck and happy investing always !

 

The key to making money in stocks is not to get scared out of them. – Peter Lynch

Tagged , , , , , , ,

About Zomi Wijaya

A Fundamentalist, Value Investor
View all posts by Zomi Wijaya →

1 thought on “Yuk Belajar Saham!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *